Magang hari pertama
Selasa, 2 Agustus 2011
***
Di hari pertama magang. Perasaan canggung, tidak nyaman, tidak bersemangat, bingung, malas adalah perasaan yang (mungkin) wajar dialami di hari pertama permagangan. Semua itu termasuk proses adaptasi yang harus dilewati di tempat yang baru. Sebelum memulai permagangan, saya dan teman-teman bertemu dengan Mba Yuli. Entah jabatan apa yang ia pegang, yang jelas ia cukup penting di Mandiga. Mba Yuli memberikan arahan kepada kami tentang tugas-tugas yang akan kami kerjakan selama magang di Mandiga. Awalnya, saya masih tidak paham dengan tugas-tugas magang, sebelum akhirnya Mba Siti selaku admin disana memberikan arahan yang lebih jelas, dengan langsung memberikan tugas-tugas kepada kami.
Tugas di hari pertama untuk anak magang adalah membuat alat bantu belajar. Kata mba Siti, yang kami buat adalah kartu komunikasi. Kartu komunikasi itu berisi berbagai macam gambar dan kata. Ada gambar alat tulis, alat makan, kata kerja, dsb. Untuk mebuat kartu tersebut, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari gambar dan kata yang diperlukan di dalam komputer, kemudian print gambar tersebut, lalu gunting sesuai dengan bentuknya, tempel gambar tersebut ke karton yang sesuai dengan ukurannya (5x5/7x7/9x9 cm dsb), lalu proses laminating. Jika kartu tersebut digunakan untuk papan komunikasi, maka kartu yang sudah dilaminating, kemudian harus di tempel 'felkro' dengan menggunakan lem aibon. Jadilah kartu komunikasi yang siap digunakan untuk belajar siswa-siswi Mandiga.

0 komentar:
Posting Komentar