terasa letih kaki dan tangan
tetapi aku tak pernah merasa menang
Engkau kuusir dengan segala cara
Terasa engkau tetap ada, dan selalu bersama
kedatanganmu bukan aku yang pilih....
nyatanya, engkau lebih setia daripada seorang kekasih
teman, sahabat, saudara menjaga jarak
mereka memilih menjauh, mereka khawatir tertimpa keluh
bendera putih aku kibarkan
sembari ku berkata, "sekarang kita damai"
Ajaklah aku kemana engkau suka
ke awan biru, ke gedung tinggi, atau menemui penguasa negeri ini..
ayo bersama, karena aku telah menerima apa adanya..
di ujung kenangan, aku semai benih harapan,
aku sujud, puja dan puji ke haribaan Tuhan
Kutanamkan rasa kasih sayang kepada sesama
kuharap, sudi nista berbunga mulia..
Karena engkau aku disitu
Karena engkau aku dicari
kadang-kadang hati kecilku berbisik kata,
terima kasih untuk musuhku...penyakit kusta.
Puisi oleh Ali Saidi (mantan penderita kusta)

0 komentar:
Posting Komentar