Rabu, 29 Desember 2010

merekalah yang harus bertanggung jawab!! INDONESIA BISA

Jangan pernah menyalahkan timnas Indonesia atas kekalahan ini.. Bukan salah timnas jika kekalahan ini terjadi. Ini dia nih yang harus 'disalahkan'. Wooo kasar banget yaa, haha :DD bodo ahh. Hmm.. Baiklah. Saya ganti, merekalah yang harus bertanggung jawab atas kekalahan timnas Indonesia atas Malaysia di final AFF. cekidoot!!

1. Nurdin Halid
Ga pernah habis pikir, kok bisa-bisanya ya, seorang koruptor kelas kakap masih menjabat menjadi ketua PSSI selama 7 tahun berturut-turut. ckckck. Ketua nya aja koruptor wajar aja kalo bawahannya juga suka KKN. Pantaslah jika Indonesia tidak pernah menang dalam kejuaraan manapun selama 7 tahun ini. Memang miris rasanya :((
Menurut saya, Nurdinlah yang paling bersalah atas kekalahan ini. Betapa tidak, dengan rencana dan jadwal PSSI yang dia pimpin membuat timnas menjadi tidak fokus pada pertandingan. Ya kalee.. sebelum tanding aja harus menghadiri kegiatan, kayak makan malam dengan Abu Rizal Bakrie, acara Istighosah lah, inilah itulah.. Ya ampun kasian.. Mereka butuh istirahat om om. Lebih baik waktunya digunain buat menyusun strategi di Final, daripada ngikut-ngikut acara yang gag jelas..

2. Media
Hufh.. kalo media mah emang suka le to the bay! Ekspose media yang terlalu membanggakan timnas Indonesia ini nih yang merusakan semuanya. Para penonton dibuatnya melayang dengan kehebatan Indonesia mengalahkan Malaysia dengan 5-1. Padahal semua orang pun tahu, bola itu bundar, semua bisa terjadi! Jadi harusnya mah so slow aja dulu laaahh sebelum bener-bener menang! Eh yang paling mengejutkan nya adalah, ada salah satu tv swasta yang secara langsung merekam perjalanan timnas Indonesia ke Malaysia. Kok bisa, kok bisa?? Sadarlaaahh hai semua media, terutama media di tv. Saya rasa mereka sudah cukup terkenal saat berlaga di lapangan, jadi gag perlulah di sorot kamera lagi saat sedang tidak di lapangan. Untuk apa?? Hanya untuk rating kah?? Ya saya sudah tau, itu jawabannya bukan?!

3. Laser penonton Malaysia
Ggggrrrr.. Ini dia nih kejadian yang tidak akan pernah terlupa! Laser penonton Malaysia yang mengarah ke arah Markus. Markus pun menjadi terganggu. Otomatis pemain Indonesia melakukan protes. Dan sejak saat itu performa timnas Indonesia menurun dan jauuuuuuuuhh dari harapan :(( gawang pun kebobolan 3 kali! Kalian curang malaysiaaaa. Huuuhh. Payah!

4. Gurita jadi-jadian
"kata gurita Indonesia yang bakalan menang!", apa? emang gurita bisa ngomong?! Ya kalee, itu gurita darimana sih, bisa bisanya meramalkan kemenangan Indonesia. Menurut saya Indonesia terlalu percaya diri atas kemenangan ini! Jadilah Indonesia diatas angin, lengah dengan kemungkinan yang akan terjadi di leg pertama, seperti kasus laser!

Tidak mereka tidak kalah. Mereka menang, mereka timnas Indonesia telah menjuarai hati kami, rakyat Indonesia. Yaah, kata orang bijak sih, ini adalah kemenangan yang tertuda. Tsaaahh. Mungkin tertunda sampe Nurdin turun!! *masih dendam*. Setidaknyaa banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari permainan ini agar Indonesia bisa mengharumkan garuda di mata dunia, suatu saat.. Diantaranyaaa..

1. Turunkan Nurdin Halid dan pejabat PSSI lain. Ganti mereka semua dengan pemimpin yang lebih baik, profesional, dan bukan koruptor. Agar bisa mempersiapkan timnas Indonesia yang lebih baik dan matang untuk kejuaraan selanjtnya :)
2. Mediaaaa, plis deh jangan LEBAI. Jangan memberitakan timnas Indonesia secara berlebihan
3. Lebih baik kalah dengan jujur daripada menang tapi curang! Lebih terhormat ><
4. Percayalah hanya pada Allah swt insyaAllah gag akan pernah kecewa. haha :DD daripada percaya sama manusia, apalagi sama binatang.. Oalaaaahh, sungguh salah percaya sama binatang :p

Sekali lagi, jangan pernah menyalahkan timnas Indonesia atas kemenangan yang tertunda ini.. Mereka yang sudah susah payah mencetak gol dan mempertahankan gawang. Mereka yang berkeringat. Mereka yang terjatuh-jatuh hingga cedera. Mereka pula yang paling sedih menerima kekalahan ini. Buat saya mereka yang terbaik. Mereka, timnas Indonesia, sudah melakukan yang terbaik. Mereka tetap ada di hati saya layaknya garuda yang selalu ada di hati. Mereka juara di hati kami :**

TIMNAS INDONESIA.. I love you very much, kalian tetap ada di hati ku, unyuuuu.. Saya bangga pada kalian!! Tunjukkan garudamu di lain kesempatan. Terimakasih karena kalian, kami rakyat Indonesia bisa bersatu untuk beberapa hari, berharap selamanya! Semangaaaaaatt terus, INDONESIA BISA!!

Minggu, 05 Desember 2010

kunjungan ke BNN, refreshing banget!

Alhamdulillah sungguh saya amat bersukur mengambil mata kuliah Psikologi Adiksi. Selain mata kuliahnya menyenangkan, ada kunjungan pula loh xp


foto di depan gedung UPT TR BNN

Jumat 3 Desember 2010, saya dan teman-teman MK psi Adiksi diberi kesempatan untuk jalan-jalan. yipiiii. *ups bukan jalan2 dink, tapi kunjungan, yaah semacam study tour gitu* Kami mengunjungi Unit Terapi dan Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido Sukabumi. Pukul 08.30 saya dan teman-teman berangkat dari kampus psikologi UI menuju Lido dengan
menggunakan 2 bus. Untuk dapat masuk ke UPT TR BNN, memang harus melewati jalan yang berliku-liku, karena letaknya agak jauh dari jalan utama Lido. Setelah melalui perjalanan yang cukup lamaaa *karena macet :( akhirnya kami pun sampai di UPT TR BNN dengan selamat :)) Sesampainya disana, jujur saya sangat terkejut! Uwooo.. saya sudah dikejutkan ketika masih di gerbang pintu depan. Daerah UPT TR BNN sangaaaaaaatt besar, gedung-gedung disanapun masih terlihat baru dan pastinya besar. Jauh dari gedung-gedung pemerintahan lainnya (yang lama dan kotor hihi xp). Setelah memewati pintu pemeriksaan, di depan gerbang, kami dapat melihat rumah-rumah dan seperti apartemen. Konon katanya, tsaaahh. Kata mbak Cety sih apartemen atau lostment yang kami liat di depan merupakan tempat tinggal para pekerja disana..

Turun dari bus, kami masuk ke dalam salah satu g
edung disana. Kami disambut sangat hangat oleh para pekerja UPT TR BNN. *makasih banyak yaa bapak2 dan ibu2 atas sambutan yang hangat :))* Pukul 11.00-12.30, kami mendengarkan sambutan, penjelasan singkat mengenai UPT TR BNN, dan nonton filmnyaa. Setelah itu adalah sesi ishoma~~ asiiiikk.. MAKAN! haha udara dingin tuh emang bikin perut jadi lapeeeer mulu. nyam nyam :DD

Ini dia sesi yang pualiiiiiingg berkesan dan pastinya bermanfaat banget, setelah makan tentunya, yaitu sesi wawancara!! Saya dan teman-teman (ira, bona, dhea, rifa, dan uli) melakukan wawancara kepada Mbak Chepy, salah satu Female Counselor khusus untuk residen wanita. Oiyaa teman, para pengguna narkoba disana tidak disebut sebagai pasien, tapi disebut sebagai residen atau klien. Saya sudah menyiapkan beberapa pertanyaan. hehe. Jujur, saya sangat tertarik dengan adiksi narkoba. Selama sesi wawancara, kami secara bergantian menanyakan beberapa hal kepada Mbak Chepy. Mbak Chepy orangnya ramaah, sehingga kami tidak sungkan bertanya padanya. Wawancara yang kami lakukan cukup menyenangkan loh, sesekali diselingi dengan canda tawa. Waaahh.. dari hasil wawancara kami dengan Mbak Chepy, selama kurang lebih 1 jam 45 menit, banyaaak banget informasi yang kami dapat. *Jika ada kesempatan, saya akan share informasi tsb ke teman2 di blog selanjutnya yaa* okeeehh :p

Sesi wawancara pun terpaksa harus kami akhiri, padahal masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang ada di otak kami masing-masing. Tapi ya sudahhlaaahh. Alhamdulillah, Mbak Chepy berbaik hati memberikan nomer hp nya kepada kami, sehingga jika ada pertanyaan kami bisa langsung menghubinginya. Tiada kesan tanpa sesi foto-foto. Ihiihihihi. Setelah wawancara kami meminta izin kepada Mbak Chepy untuk berfoto bersama. hihihi untuk kenang-kenangan gituuuu >,<


sesi foto bersama (Ira, Dhea, Bona, Mbak Chety, Saya, Rifa, dan Uli)

Setelah wawancara acara selanjutnya adalah melihat gedunga Primary di residen laki-laki. Eeeeeiitts, tunggu dulu, untuk bisa masuk kesana, ada syaratnya boy. Kami harus menitipkan semua barang-barang, baik itu hp, kamera, dompet, tas, dll di dalam bus. So,, gag boleh bawa apapun ke dalam gedung selain bawa diri! Kenapa begitu?? katanya sih untuk menghindari kesan negatif dan untuk menghormasti residen yang ada disana. Baiklaaah.. saya terima. Meskipun pengen banget moto-moto setiap sudut yang ada disana. ahahaha lebai :DD. Kami diajak berkeliling gedung di lantai satu, dari mulai lobi utama, ruang sauna (beuuuhh keren kan ada tempat beginian?!), ruang aerobik, ruang perawatan, ruang staf, aula utama, dll. Rencana awal kami juga berkeliling di lantai atas, kamar-kamar residen, tapi sungguh disayangkan waktu kami terbatas. Waktu menunjukkan pukul 3 sore, itu tandanya kami harus segera pulang! T__T hikshiks *kecewaaaaa*. Ga papa deh, mungkin next time bisa kesana lagi, hehe. Menuju bus untuk pulang kembali ke Depok, saya dan teman-teman membuat rencana *hehe sekedar angan-angan, gag tau terlaksana apa ga*, niat kami sih mau magang disini. wee seru kali yaa bisa tinggal lama disini, udah udaranya masih sejuk, gedungnya baru, kegiatannya juga menyenangkan. Tapi satu hal yang membuat saya mikir ulang buat magang disini, yaitu HIV AIDS. Konon faktanya, sebagian besar residen menderita HIV AIDS. ihiiiiiiyy agak merinding juga sih mendengarnyaa. hmm jadi magang di UPT TR BNN ga yaaaaaaa?? *dilema* Nanti sajalah saya pikirkan lagi..

Alhamdulillah dengan berakhirnya sesi keliling gedung, berakhir pula kunjungan kami. Seneeeeeeng banget bisa dikasih kesempatan buat kunjungan ke sana. Sangat amat sarat akan informasi penting mengenai adiksi narkotika. Hmm. jadi tau banyak deh pokoknyaa, dan pastinya REFRESHING dari segala penat dan kesibukan di kampus. huwaaaa. sedih sih kembali ke kampus, kembali ke realita, kembali dengan tugas yang menggunung!! Bismillah insyAllah BISA menyelesaikan tugas tugas tersebut, untuk Indonesia yang lebih baik ^^,



 

Blog Template by YummyLolly.com