Rabu, 18 Agustus 2010

CEPAT, MUDAH, LANCAR, dan LULUS = MAHAL

"udah dimana mbak? cepetan yaa, udah ditungguin nih!" suara mbak administrasi di PT. Hutomos Yokonsa. "iya mbak, lagi dijalan, maaf yaa, 5 menit lagi kok" balas ku lewat saluran telefon pagi ini.

Ya ampuuun, aku telat!! Sesuai jadwal, peserta yang akan bikin SIM harus datang ke tempat biasa belajar nyetir jam 06.00 WIB. TENG!! TENG!! tapi jam 06.00 gw masih ada di rumah.

Gw cukup sering dikecewakan oleh jam karet khas Indonesia, ahh.. sekalinya gw on time, tapi acaranya suka ngaret, lebih tepatnya sering ngaret! Hari ini gw jadi ngerasain gimana rasanya jadi orang yang ditungguiin. hehe.. jam 06.30 gw nyampe juga di tempat yang dijanjikan.

Kawan, bikin SIM ternyata mudah dan cepet loh ^^, buktinya hanya dengan 2 jam, gw bisa punya SIM, SIM A loh, bukan SIM B yang biasa buat truk truk! hahaha XD. Untuk membuat SIM, kita harus ke kantor polisi yang khusus mengurus SIM di Daan Mogot. Kantor kepolisian bukanya sekitar jam 8. Setelah menyelesaikan urusan administrasi (semua diurus oleh penyedia kursus stir mobil), pertama, kita disuruh masuk kedalam ruangan di lantai 2. Katanya sih itu ruangan untuk TES TULIS. Ada sebanyak 30 soal pilihan ganda yang harus kita jawab, pastinya pertanyaannya berhubungan dengan mengemudi! Yang menarik ketika gw mengerjakan adalah, kita disuruh untuk menjawabnya dengan cepat kalo perlu gag usah dibaca. Salah satu petugas polisi bilang "kalo gag bisa, boleh liat jawaban teman sebelah. Cuma ujian SIM doang nih yang bisa nyontek. hehe". Beuhh jadi nyontek di HALAL kan??!! ahaha *gw senyam senyum nyengar nyengir menyaksikan kebobrokan Indonesia*.

Setelah ujian tulis, gw dibawa menuju lapangan buat "TES PRAKTEK". Hiiiyy. awalnya gw takut, takut kalo gag bisa nyalain mobil karena tegang terus tiba tiba lupa, haha padahal udah 20xlebih ikut les mobil!
Datang petugas polisi ke arah gw dan teman teman, dia menanyakan ini itu, dia menjabarkan hal hal yang harus dilakukan seorang pengemudi yang baik dan benar. Hampir semua yang di omongin itu gw udah tau semua kali, teorinya terlalu umum, pak! hehe. Gw pikir setelah itu dia akan memanggil kita satu persatu untuk langsung tes praktek, ternyata eh ternyataaaaa.. dia langsung membubarkan kita, uwooooo. *asikk dah* katanya kita udah pinter jadi langsung aja ke loket foto! hahah what the maksud dehh??

Tahap selanjutnya, kita mengantri untuk masuk kedalam loket "FOTO, SIDIK JARI & TTD". Di loket itu, gw disuruh cap sidik jari, jempol kanan dan kiri, tanda tangan, dan terakhir foto. Setelah selesai di foto, gw menunggu di loket 30 (ruangan tunggu yang lumayan besar, terdapat banyak kursi disana!) gag sampe 10 menit, tiba tiba nama gw dipanggil di loket seberang untuk mengambil SIM yang udah jadi. Asikk akhirnyaa punya SIM juga! yipiiiii >,<>

Tapi tunggu dulu, gw bisa membuat SIM dengan mudah dan cepat, itu semua berkat Rp. 550.000,00. uwoooo mahal kan? YES, gw nembak, kawan! :((

Kalo jalur normal dan dengan kejujuran mungkin akan lebih MURAH, tapi tidak menjamin akan LULUS & CEPAT. hahaha. Aahh ujung ujungnya orang yang memakai jalur normal juga akan memberikan uang 'nyogok' ketika ia tidak lulus. ihihihi. *miris*


Selasa, 17 Agustus 2010

rencanaNya sungguh indah

Kawan, hari ini, aku bertemu dengannya, seseorang yang telah berhasil masuk ke dalam pikiranku, mengaduk-aduk perasaanku. Dia yang bisa membuatku menangis, dia juga yang membuat aku suka senyam senyum sendiri layaknya orang sakit jiwa! Dia yang akhir-akhir ini sering ku sebut namanya dalam sujud panjang ku. Aku akui dia telah berhasil membuatku berusaha untuk menjadi wanita yang lebih baik.

Sore itu, aku bergegas keluar kosan untuk buka bareng dengan teman teman. Niat awal, aku dan teman-teman akan bubar di tempat A, karena satu dan lain hal, kami tidak jadi bubar di A melainkan di tempat B. Di tempat B itulah rencana Allah terjadi. Di tempat yang tak disangka, raga ini kembali bertemu. Aku menatapnya, berusaha meyakinkan diriku bahwa dia lah orangnya! Aku tidak salah, dia lah orang yang selama ini membuatku semakin bersemangat! aku bertemu dengan dia, lagi! Dia yang kala itu berjarak 3 meter dari ku. Oh Tuhan, meskipun dekat, tak ada sekecilpun keberanian dalam diriku untuk sekedar menyapanya. *miris tapi aku terlanjur senang*. Ini pertemuan yang ke-4, kawan. Sangat jarang aku melihatnya. Tak ku bayangkan aku dengannya bisa bertemu lagi. Ingin rasanya aku meloncat kegirangan. Aku tersenyum x)) Indah sekali hari ini. Terimakasih Allah, terimakasih karena Kau telah pertemukan aku dengannya. Sungguh ini rencana-Mu. Aku percaya bahwa tidak ada yang kebetulan di dunia ini, melainkan sudah menjadi kehendak dari-Mu. Lagi, aku tersenyum x) kali ini dalam hati.

Aku senyam senyum sendiri, seperti orang sakit jiwa. Masa bodo dengan sebutan itu! ahaha :D yang penting hari ini aku senang ^^. Aku akan selalu menunggu dan berharap pertemuan ku dengan dia selanjutnya, entahlahh..

ya Allah untuk hal ini aku kembalikan pada-Mu, Kau yang paling mengerti hamba-Mu, aku berdoa yang terbaik untuk diriku dan dirinya <3>

Tuhan,
 

Blog Template by YummyLolly.com